Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Suar dari Hit & Run, Bikin Percaya lagi sama Film Action Comedy Indonesia

Gua tertarik nonton film ini karna gua ngeliat pertama kali poster nya di sosmed, udah gitu jajaran nama nya cukup meyakinkan gua. Sebagai Director disini ada Ody C Harahap, dengan "Orang kaya baru" dan "Sweet 20" nya yang menghibur dan sukses. Bisa gua bilang salah satu director film komedi yang bagus lah di Indonesia. Lalu ada Upi sebagai Scriptwriter, dengan film komedi nya "My stupid boss" dan film - film lainnya seperti "Belenggu", "Realita cinta Rock n Roll" juga turut membuat gua penasaran. Dua nama yang gua sebut diatas udah gausah diraguin lagi lah kalo masalah film komedi, udah terbukti. Setelah ngeliat dua nama tadi, gua awalnya berfikir "ohhh Action nya standar sih kayanya". Karna emang mereka spesialisnya di Komedi. Tapi setelah ngeliat jajaran Cast nya dari Joe Taslim, Chandra Liow, Jefri Nichol, Tatjana Saphira, dan Yayan Ruhian. Gua langsung mikir "wahhh, ini sih kayanya action nya ga maen - maen nih, ga c...

EP The Three Magical Penguins dari Zeke and The Popo, band yang seenaknya mindah - mindahin suasana lagu

Gambar
Tumben - tumbenan gua berani ngereview musik di blog ini. Gatau kenapa di kepala gua akhir - akhir ini terlalu banyak suara “ayo review musik apalagi, review musik apalagi” dan hati yang susah ditenangkan. Sementara kalo review musik di youtube butuh proses diskusi dan editing. Jadi, yaa gua liampiasin disini aja kali yee. Sebenernya bukan ide yang bagus yah, review musik pertama kali di blog ini terus ngereview nya EP dari Zeke and The Popo - The Three Magical Penguins. Karena yang gua dengerin secara musik nya kompleks banget. Sementara gua ga ngerti apa - apa soal musik. Yaaa apa daya aku hanya manusia biasa yang mencintai musik untuk memanjakan telinga yang tidak terlalu bagus ini wkwk. Tapi selain gua berani, alasan gua sampe mau - mau nya review EP yang susah direview buat orang awam kaya gua ini adalah karena gua suka banget sama EP ini. Apalagi karena band ini udah lama vakum, terakhir ngeluarin album yang bertajuk Space In The Headlines itu di tahun 2007. Jadi EP in...

Review : 27 Steps of May

Gambar
27 Steps of May garapan Ravi Bharwani bercerita tentang May ( Raihaanun ) yang diperkosa oleh sekelompok orang. Ayah May ( Lukman Sardi ) sangat terpukul dan menyalahkan dirinya sendiri karena tidak dapat melindungi anaknya. Akibat trauma yang sangat mendalam, May menarik diri sepenuhnya dari kehidupan. Ia menjalani hidupnya tanpa koneksi, emosi, atau kata-kata, sementara Ayahnya terjebak oleh perasaan bersalah. Lalu melampiaskan semua amarahnya di ring tinju. Lalu semua nya berubah, ketika May bertemu seorang pria Pesulap ( Ario Bayu ) dengan menunjukkan aksi - aksi nya yang mendetail dari hari - ke hari lewat lubang di tembok kamar nya akibat sebagian rumahnya kebakaran. Perlahan - lahan keadaan May semakin membaik. Alurnya disini menurut gua bertempo lambat. Tapi dengan begitu, kita sebagai penonton menjadi lebih merasakan dan merasuk dengan rutinitas May sebagai Tikus di dalam toples, dengan membuat boneka wanita dan dikasih ke pada ayahnya untuk diberikan lagi ke temannya s...

Review : Kucumbu Tubuh Indahku

Gambar
Film ini berkisah tentang perjalanan hidup Juno, sejak kecil hingga dewasa menjadi penari, di sebuah desa di Jawa, yang terkenal sebagai desa penari lengger lanang, jenis tarian perempuan yang dibawakan penari laki - laki. Kehidupan Juno kecil adalah kehidupan peleburan tubuh maskulin dan feminin yang terbentuk alami oleh kehidupan desa dan keluarganya, namun perjalanan hidupnya selanjutnya adalah perjalanan kehidupan penuh trauma kekerasan tubuh. Wahyu Juno adalah karakter yang menarik, bagaimana ia dari kecil dididik dengan sangat keras dan seringkali melihat kekerasan dihadapannya. Dengan pribadi yang pendiam dan lembut. Ia berpetualang untuk belajar mencintai diri sendiri dengan berbagai pengalaman yang ia lewati. Gokilnya lagi, Garin Nugroho sang Sutradara selaku Penulis disini bisa membuat cerita ini menjadi luas tapi tetap pada intinya. Seperti dia bisa menarik karet gelang sekuat dan semaunya, tapi ga putus sama sekali. Musiknya ( Mondo Gascaro ) juga tepat guna. Muncu...

Review : Ave Maryam

Gambar
Di Semarang, Film dari Ertanto Robby Soediskam sutradara selaku penulis di sini. Berkisah tentang suster yang bernama Maryam ( Maudy Koesnaedi ) seorang biarawati yang bertugas mengurusi para suster-suster tua. Lalu Maryam jatuh pada Pastor baru, Yosef ( Chicco Jerikho ) akan kepiawannya bermain musik. Dari situ lah semua cerita yang menarik dimulai. Walaupun Maryam seorang biarawati yang mulia mengurus hidup para suster - suster tua disitu, dan Yosef seorang Pastor. Namun siapa sangka percintaan kedua nya telah menerobos dan menyimpang dari ajaran agama. Tidak sesuci kelihatannya. Adegan demi adegan memperlihatkan bagaimana kencan mereka berdua yang tak kalah menarik hampir di tiap malam. Karena Maryam yang dibebani dengan urusan obat yang harus diberikan ke suster Monic ( Tutie Kirana ) di tiap malam, dan harus pergi secara diam - diam. Surat menyurat juga turut menyertai bagaimana proses dari Yosef ke Maryam untuk pergi berkencan layak disimak. Musik - musik yang diolah ole...

Review film : Us

Gambar
Singkatnya, film Thriller/Comedy ini bercerita tentang teror yang dihadapi keluarga Adelaide Wilson saat menghabiskan liburan musim panas di pantai Amerika Serikat. Teror ini semakin mencekam ketika mereka kedatangan satu keluarga yang memiliki wajah dan penampakan yang sangat mirip dengan keluarganya. Pas nonton, jujur aja dari awal babak kedua saat teror kedatangan satu keluarga yang sangat mirip kerumahnya sampe saat film mau selesai, gua cuma bisa nganga aja pas pertama kali nonton. Karena yang pertama, scene demi scene yang ada di film ini bener - bener di luar ekspetasi. Timing jump scare nya tepat. Cast nya juga gila - gilaan disini. Yang jadi perhatian gua adalah betapa kerennya Lupita Nyong'o dan Shahadi Wright menjadi cloning-an disini. Kedua, hampir sepanjang film pikiran gua selalu bertanya - tanya “apasih yang sebenarnya terjadi???”. Sepanjang film juga lu gatau mau dibawa kemana sama ini film, tapi lu ngikut aja karna penasaran. Penulisan comedy nya juga tepat....

"Youtube Killed The Creativity"

Youtube di Indonesia saat ini udah bener - bener mewabah. Mewabah dalam arti menular, menyebar, layaknya virus. Kenapa gua memakai diksi mewabah?karena jelas, Youtube di Indonesia saat ini konten - kontennya banyak yang udah ga cocok dengan gua, bahkan hampir bisa dibilang… isinya kebanyakan drama, pamer, dan apa aja dibuat konten, yang… keliatannya ngegampangin, dan yang dipikirannya “yang penting gua upload terus, terus gua untung” . Udah jarang banget yang menarik buat gua. Dan…. Ya kalo bisa dibilang, selektif gua dalam memilih tontonan di Youtube, udah sama level selektif nya dengan gua memilih tontonan di TV. Karna balik lagi, udah jarang banget yang menarik buat gua. Terus, apa penyebab nya ya?dari surga orang - orang kreatif, sekarang menjadi neraka bagi gua. Yaa neraka nya masih level cemen lah, masih bisa dimaafin. Ini sih cuma analisa sotoy gua, ga mutlak, dan cuma pendapat. Menurut gua, karna platform nya. Youtube sebagai platform menurut gua terlalu menguntungkan dirin...